Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?

Definition List

Flag Counter

Pressure and Temperature Ratings

Written By pipeline-engineer.com on Monday, October 3, 2016 | 7:24:00 AM

Pressure and Temperature Ratings



The classes 150#, 300#, ... etc. are just considered as a categorization or family name for each group of flanges.

The calling up is first created by ANSI under ANSI B16.5 and ANSI B16.47, and starting from 1998 the publications issued under ASME B16.5 (for flanges NPS 1/2" up to NPS 24") and ASME B16.47 (for flanges NPS 26" and larger) for determining what we called Pressure-Temperature Ratings.

Note. 150# ≡ Class 150 ≡ Rating 150, all three names are correct, but don't mean that the flange will withstand a pressure of 150 lb/in2 (pound per inch square).

The tabulated pressure in which the flange will resist is located from ASME B16.5 and ASME B16.47 which depends on type of flange Material and Design Temperature. To calculate the max. design pressure of any flange with a such rating, 1st you have to select the flange material and 2nd you have to select the design temperature. 
7:24:00 AM | 0 comments

RANTAI PEMANFAATAN GAS BUMI DI INDONESIA

Written By pipeline-engineer.com on Saturday, October 1, 2016 | 11:35:00 AM

RANTAI PEMANFAATAN GAS BUMI DI INDONESIA 

Apabila digambarkan, saya coba gambarkan rantai bisnis pemanfaatan gas bumi nasional sebagai berikut: Rantai Pemanfaatan gas Bumi melalui Pipa Keterangan gambar: Kegiatan diklasifikasikan dalam 3 (tiga) zona, yaitu kegiatan hulu (upstream), midstream dan hilir (downstream). 



Gambar di atas menunjukkan proses pemanfaatan gas pipa,

Produsen Gas, adalah pelaku bisnis dalam hal produksi dan penyediaan gas bumi, umumnya adalah Production Sharing Contract (“PSC”) atau dalam bahasa Indonesia Kontraktor Kontrak Kerjasama (“KKKS”) seperti PT Pertamina EP, ConocoPhillips, Total Indonesie, Chevron dan lain-lain. KKKS ini memproduksi gas berdasarkan Plan of Development (“POD”) yang telah disetujui SKK MIGAS (dulu BPMIGAS, Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi). Produsen Gas menjual gas ke konsumen besar yang mendapat prioritas (Pupuk, Listrik, City Gas, Industri Strategis) atau konsumen lain (Badan Usaha Pemegang Izin Usaha Niaga Gas Bumi/Trader) dengan penjualan gas di wellhead (titik penyerahan setelah sumur). 

Konsumen Eligible, adalah konsumen gas yang mendapatkan prioritas alokasi gas dan dapat membeli langsung gas dari produsen. Prioritas tersebut meliputi pupuk, listrik, jaringan gas rumah tangga dan industri strategis (Contoh: Pupuk Kaltim, Pusri, Kujang, PLN, Krakatau Steel). 

Konsumen Badan Usaha, adalah Badan Usaha yang memiliki Izin Usaha Niaga Gas Berfasilitas yang dapat membeli gas dari produsen dan dijual ke end user. Badan Usaha ini yang sering disebut sebaga gas trader, sesuai dengan Izin Usaha-nya, Badan Usaha ini seharusnya memiliki fasilitas/infrastruktur untuk mengangkut gas ke end user. Misalnya, Badan Usaha ini menggunakan fasilitas pipa transmisi dan membangun pipa dari tap-out pipa transmisi ke fasilitas end user.  

Transporter, adalah Badan Usaha yang memiliki pipa transmisi yang dapat digunakan bersama (open access) yang melakukan pengangkutan gas milik Shipper (Shipper ini bisa Produsen atau Konsumen) dari Titik Terima ke Titik Serah (Contoh Transporter: Pertagas dan PGN (sebagian)). 

Distributor, adalah Badan Usaha yang memiliki jaringan pipa distribusi yang dapat digunakan bersama (open access) untuk mengangkut gas milik Shipper dari pipa transmisi ke konsumen. Namun kenyataannya pipa distribusi in tidak dapat digunakan bersama dan dijadikan pipa berstatus dedicated, artinya pipa ini digunakan hanya untuk mengangkut gas milik pemilik pipa ke konsumennya. 



End User, adalah konsumen gas yang membeli gas dari produsen gas atau badan usaha niaga gas untuk keperluannya sendiri yang diangkut melalui pipa transmisi dan distribusi. Kenyataannya end user saat ini membeli gas dari pemilik jaringan distribusi (dedicated) atau dari multi trader. Gambar di atas menunjukkan proses pemanfaatan gas pipa, contoh pemanfaatan lainnya adalah pemanfaatan gas bumi untuk dimanfaatkan di Kilang LPG, CNG maupun LNG Plant.
contoh pemanfaatan lainnya adalah pemanfaatan gas bumi untuk dimanfaatkan di Kilang LPG, CNG maupun LNG Plant. selanjutnya Pemanfaatan Gas Bumi Untuk sumber gas yang berada jauh dari lokasi permintaan gas bumi, apabila dinilai ekonomis maka gas dapat diubah menjadi LNG, ditransportasikan melalui kapal LNG, kemudian di tempat tujuan LNG diubah kembali menjadi gas melalui fasilitas storage dan regasification untuk kemudian diangkut ke pengguna melalui moda transportasi pipa. Moda transportasi selain pipa adalah CNG trucking, di mana gas bumi dikompresi dengan tekanan tertentu kemudian diangkut melalui trucking atau kereta ke tempat konsumen. Next-->

Source : http://www.kompasiana.com/eka_y/bisnis-gas-bumi-di-indonesia_568e49282023bd2309374976


11:35:00 AM | 0 comments

Checklist Gambar Isometric

Berikut ini disampaikan Poin Poin dalam melaksanakan Review Gambar Isometric




No.
Periksa Poin
P & ID TERKAIT
1
item berikut diperiksa dengan P & ID (IFD atau dokumen yang akan dikeluarkan kemudian):
a) Line Number dan kelas pipa.
b) Tag nos. peralatan, instrumen, item khusus, manual valve atau actuated valve(jika ada).
c) Arah aliran (termasuk arah aliran katup)
d) Slope / no pocket / kebutuhan free draining, jika ada.
e) Min / max jarak, panjang lurus, dll sebagaimana ditentukan dalam P & ID.
f) Tutup / posisi terbuka untuk orang buta atau tontonan spacer & buta.
g) kebutuhan spool Removable, jika ada.
h) Urutan koneksi cabang (seperti yang disepakati dengan Proses dalam kasus adanya perubahan ).
i) Piping spesifikasi pemisah, jika ada (sebaiknya berada di sendi flange / katup, masing-masing iso hanya berisi satu spec).
j) fitur khusus dari valve (misalnya LO, LC, dll)
k) Simbol Isolasi untuk jalur terisolasi.
l) Peralatan nozzle/TP nomor  dan nomor tie-in.
m) isolasi gasket dipilih seperti yang ditunjukkan pada P & ID
n) Persyaratan khusus disebutkan dalam catatan P & ID berlaku  (jika ada) memenuhi
LAYOUT TERKAIT
2
ventilasi high point dan low Point drain disediakan, sesuai kebutuhan proyek, untuk jalur yang akan diuji hydro.
3
Drain yang tersedia di mana dapat terjadi stagnasi cairan  di jalur, misalnya hilir dari valve.
4
panjang pipa spool memadai  disediakan untuk jenis butterfly wafer type valve dan check valve  untuk mencegah gangguan  disk valve dengan item pipa yang berdekatan.
5
Platform / kelas / Dinding bangunan / gili(dyke) atau bund wall / lantai penetrasi dan batas-batas road crossings  ditampilkan dengan baik di mana pun yang berlaku.
6
Batas isolasi ditentukan dengan tepat (cth. Untuk perlindungan pribadi)
7
Persyaratan tracing listrik dan batas-batasnya ditentukan dengan tepat.
8
kebutuhan Insulation dan pelapis  dan batas-batasnya ditentukan tepat untuk jalur u / g.
9
jarak minimum antara lasan adalah 50mm atau lima kali ketebalan dinding, tergantung mana yang lebih besar, kecuali dinyatakan lain dalam spesifikasi proyek.
10
Union disediakan di pipa galvanis dengan ulir dimana in-line item harus dapat dilepas untuk pemeliharaan. Dan juga, Union disediakan secara berkala (misalnya 24m) dalam pipa berjalan lurus.
11
kopling penuh disediakan untuk diberlakukan pada pipa small bore.
12
Untuk pipa dibawah 2 ", WN flensa tidak langsung dilas ke SW fitting. dan juga, pipa PE tidak dilas langsung dengan swaged reducer, tetapi  (kopling digunakan di antara keduanya).
13
break-up flensa yang sesuai disediakan  untuk  pipa dengan lapisan internal dan pipa hot-dip galvanis (berdasarkan ukuran tube). konfigurasi spool dibuat dengan satu elbow atau satu tee hanya untuk memastikan galvanizing yang tepat.
14
Lugs pengangkat disediakan untuk gulungan yang dapat dipindahkan dimanapun diperlukan sesuai kebutuhan proyek.
15
Ada area terpisah yang memadai antara support pipa dan komponen yang berdekatan pipa (misalnya flange, drain valve) untuk memungkinkan pelepasan  baut flange, operasi valve, dll
16
Orientasi sudut stem dari valve, menunjukkan bahwa stem tidak dalam bidang vertikal dan horizontal.
17
Jarak Pipa antarmuka dengan peralatan / paket nozel / poin terminal diperiksa (ukuran wrt, rating, flange tipe face flat dan nozzle / TP nos.).
18
Persyaratan panjang pipa lurus untuk hisap & debit kompresor / pompa tertentu seperti yang dipersyaratkan oleh spesifikasi vendor / proyek.
19
panjang lurus dan konfigurasi cabang hulu / jalur hilir untuk vave anti-surge adalah berdasarkan rekomendasi Vendor Compressor .
20
F / F dimensi semua valves, item khusus dan in-line item instrumen harus sesuai dengan gambar vendor yang telah disetujui.
21
Koneksi Instrumen diperiksa dengan gambar antarmuka Piping-Instrumen   / Instrumen hook-up gambar.
22
rotameter dipasang di run vertikal dengan aliran ke arah atas.
23
Orientasi tapping orifice ini dilakukan mengingat cairan atau gas aliran yang berlaku dan BOM adalah sebagai per diagram antarmuka pipa-instrumen.
24
Persyaratan lurus panjang (u / s & d / s) telah disediakan untuk Flowmeter (misalnya flow orifices,flow nozzle , venturi meter) dan yang sesuai persyaratan standar Project / vendor .
25
Garis konfigurasi untuk baris yang mengandung flowmeters magnetik atau jenis pusaran flowmeters adalah seperti yang mereka selalu dibanjiri.
26
baris konfigurasi memungkinkan pelepasan mudah  spectacles blinds / spacer & tirai dan valve dalam kasus RTJ flange.
27
Flanged spool disediakan dalam kasus saringan kerucut untuk memungkinkan penghapusan.
28
Orientasi handwheel / tuas valce diperiksa modelya untuk akses yang tepat dan sesuai komentar
29
Routing Line  diperiksa visual dalam model untuk kebutuhan umum seperti akses ke dalam item baris, mendukung, jarak, penghalang, konsistensi dan kebutuhan estetika, dll
30
Cabang seperti saluran air, drip legs, dll terletak dengan kebebasan yang cukup dari support, baja atau penghalang lain sehingga mereka tidak berbenturan selama ekspansi / kontraksi.
31
Ukuran dan dimensi Drip Leg diperiksa dengan Standar menggambar untuk jalur steam.
32
Kebutuhan lubang Weep  untuk saluran ventilasi ,ditunjukkan.
DRAFTING TERKAIT
33
Batas gambar sesuai dengan spesifikasi Proyek atau standar Perusahaan, sebagaimana berlaku.
34
Penomoran isometrik adalah sesuai dengan format proyek yg disetujui dan nomor baris sesuai dengan nomor isometrik.
35
Angka revisi isometrik yang benar disebutkan dalam  blok judul.
36
Kelas pipa dicetak di bagian bawah gambar sesuai dengan yang di line number
37
Data Line (parameter misalnya proses, P & ID no., PWHT & persyaratan pengujian, isolasi & painting spesifikasi, dll) sesuai dengan Daftar Line, jika diberikan dalam isometrik
38
Dokumen referensi yang berlaku (misalnya Line List, isometrik Indeks,  Spec Pipe suppot, dll) yang disebutkan.
39
Data seperti inch-diameter, dll muncul di bagian bawah dari isometrik tersebut.
40
kata "Cont. pada ... "description pastikan muncul pada setiap akhir garis  isometrik yang dilanjutkan di lembar lain.
41
Cetakan isometrik agar dapat dibaca (jika diperlukan, isometrik harus dipecah menjadi beberapa lembar).
42
Perubahan jumlah isometrik dibuat  pada joint flange / valve (tidak pada sambungan las).
43
Dimensi dan ketinggian yang memadai diberikan. Setidaknya satu disebutkan elevasi  dan WP ketinggian untuk jalur miring ditandai.
44
Tidak ada HOLD dalam isometrik (isu isometrics dengan HOLD memerlukan persetujuan HOD / PEM).


Berikut adalah dokumen yang akan digunakan untuk memeriksa isometrics:
  1. Issued For Design (IFD) (atau dokumen lanjutan) P & ID dan Daftar Line (dan setiap DCNS Proses yang dikeluarkan setelahnya)
  2. Ulasan gambar vendor yang disetujui dariperalatan & paket gambar mekanik
  3. Dikeluarkan untuk interface gambar desain Instrumen-Piping 
  4. Gambar vendor yang telah disetujui untuk  in-line item instrumen termasuk Control Valve, Pressure Safety Relief Valve PSV/PRV , MOV dan katup penutupan darurat (ESDV)
  5. gambar vendor yang disetujui untuk manual valve dan item SP.
  6. Spesifikasi Pipa Support dan spesifikasi Piping Material yang telah disetujui 
  7. Dikeluarkan untuk konstruksi sipil dan gambar Struktural mana pun yang berlaku



11:22:00 AM | 0 comments

Jaringan Gas Kota Pekanbaru Akan Segera Beroperasi

Written By pipeline-engineer.com on Tuesday, September 27, 2016 | 10:27:00 PM

Pekanbaru (pipeline-engineer.com) 
Wali Kota Pekanbaru Firdaus di Pekanbaru, Minggu, mengatakan pembangunan jaringan pipa gas kota Pekanbaru Tahap I sudah selesai,
Pertagas selaku anak perusahaan Pertamina yang dipercaya pemerintah pusat dalam hal ini kementerian ESDM  telah menyelesaikan pembangunan jaringan pipa gas kota sepanjang 3.713 sambungan di Kecamatan Lima Puluh, Pekanbaru, Provinsi Riau.

Mulai September 2016 gas dari EMP Bentu akan mengaliri rumah masyarakat di Kecamatan Limapuluh.



secara terpisah Vira Yusita Sari Manager City Gas PT Pertagas Niaga membenarkan pihaknya kini sedang dalam persiapan agar penyelesaian tahap akhir gas kota selesai.
Kemudian pihak Pertagas Niaga akan melakukan pengaliran gas ke rumah warga. Setelah terlebih dahulu dilakukan sosialisasi.
sebelum pembangunan jaringan pipa, hal ini sudah disosialisasikan, nanti akan ada lagi sosialisasi terkait  bagaimana cara menggunakan, pembayaran termasuk cara penanggulangan jika terjadi kebocoran dan sebagainya.
Menurutnya untuk tahap pertama nantinya saat mulai pengaliran gas ke rumah warga, pihaknya akan ujicoba dulu pada satu sektor.
Secara bertahap akan berlanjut ke sektor lainnya hingga 11 sektor semuanya teraliri.
Pihaknya butuh waktu untuk memastikan aliran gas sudah aman. waktu yang dibutuhkan untuk mengaliri semua sambungan rumah tangga butuh waktu dua bulan.
Terkait sektor mana yang akan jadi pilihan aliran pertama itu tergantung permintaan Pemerintah Kota (Pemko). Biasanya akan dipilih satu sektor yang paling dekat dengan sumber gasnya.
Sebanyak 3.713 sambungan pipa gas kota (city gas) sebelumnya diinformasikan sudah tuntas dibangun oleh Pertagas Niaga selaku anak perusahaan Pertamina yang dipercaya pemerintah di Kecamatan Lima Puluh, Pekanbaru, Provinsi Riau.
Sebagai sumber pembiayaan dianggarkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2015 sebesar Rp45 miliar.
next-->


10:27:00 PM | 0 comments

Ask Wikipedia

Search results

Subscribe to Pipeline-Engineer.com

Adsspace 140x140

Site Links

Blog Archives

Total Pageviews

Recommended Books

Recommended Books